22 March 2017

Hey !!

Hmm...
Hmmm....
Hmmmmm....

Lama banget ga nulis, padahal biasanya tiap mo taun baru udah jentrengin resolusi taun berikutnya. Oiya, akhir taun 2016 sibuk ngurusin ujian anak2. Januari sibuk ngajar karna kejar target ngabisin teori sebelum cuti. Pas cuti? Duuuhh boro2 deh, mo jalan2 aja ga jadi akibat bedrest. Bolak balik RS. Semuanya disyukuri dan dijalani dengan ikhlas, biar berkah. Ceileee... secara semua berkah dan ujian udah diatur sama Yang Maha Pencipta. 

Mengenai target utama taun ini masih sama kaya taun2 sebelumnya, paling ada beberapa tambahan. Berhubung masih musim hujan jadi pelaksanaannya di pending dl. Semoga bisa segera terealisasi. Target turun berat badan juga perlu digalakkan. Hahaha... umur boleh tua tp tampang dan jiwa raga diusahakan tetap muda. :)

09 November 2016

Pengalaman Pertama ke Dokter THT

Sabtu, 5 November 2016 kepala terasa sakiiit cekot-cekot. Ini emang bukan pertama kalinya dan biasanya bisa berhari-hari. Ya, bener aja meski udah diminumin obat sakit kepala dari dokter Ony tapi sakitnya belum ilang. Saking sakitnya sampe nangis meringis nahan cekot-cekot yang luar biasa. Badan panas, ga kuat berdiri, dan hidung mampet. Teringat pesan dokter Ony, kalau hidung mampet suruh diuapin pake air anget. Malam itu, hasilnya tetap nihil. Pas ngaca, kok di dalam hidung ada bulatan merah yang menutupi saluran udara, apa itu yang namanya polip? Browsinglah, ehh nemu blog orang yang cerita kalo dia dulu kena polip tapi sekarang udah sembuh total karena pake beberapa obat. Berbekal dari info itu, beli deh obat yang sesuai dengan blog tadi. Sampe rumah langsung di coba ditetes ke hidung, rasanya bikin hidung panas dan berasa sampe tenggorokan. Akhirnya dipake buat tiduran, ga kerasa ketiduran sampe pagi. Minggu pagi masih sakit, mau libur ngajar tapi ga bisa karena udah janjian sama murid-murid mau tryout. Terpaksa nahan sakit lagi. Hiks... Minggu sore kepala masih sakit dan cekot-cekot, diputuskan pergi ke klinik dokter THT, tapi sayang hari Minggu ga buka praktek. Terpaksa ditahan lagi sampe Senin. Ya, Senin malam balik lagi ke klinik. Dokternya baru mulai praktek jam 19.00. Nunggu antrian ga lama, trus dipanggil. Dokter cek hidung, dia langsung masukin alat dari logam, panjang mirip tusuk sate. Sereeemm... Alat dikeluarin dari hidung, dokter bilang alergi karena konka hidung membesar. Ada beberapa hal yang bikin alergi; bisa udara dingin, bisa bulu kucing, bisa dari makanan, bisa juga debu (debu pun terbagi menjadi beberapa bagian, ada debu karena partikel udara kotor, ada debu akibat tungau, ada debu dari pembakaran tumbuhan misalnya batang pagi, dan debu lainnya). Untuk membuktikan ada polip atau ngga, dokter kembali memasukkan alat yang tadi ke dalam hidung lagi, tapi kali ini disertakan kasa basah. Kebayang itu rasanya ga nyaman banget, mana itu kasa di tinggal di dalam hidung selama 10 menit. Sementara menunggu, napas harus lewat mulut dulu. Tik tok tik tok tik tok.... 10 menit terasa lama sampai akhirnya kapas dikeluarkan dan diletakkan di meja. Alhamdulillah, kapasnya bersih tidak ada lendir seperti ingus. Dokter bilang tidak ada polip. Ya Allah, Alhamdulillah.. trus kenapa bisa sakit kepala sampai cekot-cekot? Ya itu tadi, pembesaran konka bisa menyebabkan sakit kepala. Hiks...ternyata dari dulu sering sakit kepala gara-gara itu to, kirain karena bekas jatuh dari motor tahun 2011. Oiya, dokter juga bilang kalau tulang hidungku miring, jadi yang sebelah, bila konkanya membesar hidung akan benar-benar tertutup, sehingga hidung menjadi mampet. Hmm...ada-ada aja ya. Baiklah kedepannya harus lebih hati-hati, biar ga kambuh lagi pusingnya. Asliiii ga nyaman banget. Tuhan memang ga main di blog, tapi aku yakin Tuhan melihat ketika aku mengetik ini. hehehe... Ya Allah, sembuhkanlah hamba...jauhkanlah dari segala penyakit. Aamiin...aamiin...yaa rabbal'alamin.

28 October 2016

Mengajar Anak TK

Sebagai guru serabutan alias guru yang mengajari berbagai tingkatan murid, hahaha... aku akui mengajari membaca anak TK perlu kesabaran ekstra di bandingkan mengajari matematika anak SMA.

Bagaimana tidak, anak TK itu moodnya masih naik turun. Guru harus pintar mengambil hati murid agar mau memperhatikan, karena dalam pikiran mereka hanya bermain dan bermain. Mudah sekali bosan. Pada 10 menit pertama mereka akan fokus memperhatikan, tetapi selanjutnya mereka mulai gelisah, mulai mainan sendiri, mulai tidak fokus lirik kanan dan kiri. Hahaha..

Sabar...
Sabar...
Dan sabar...

Namun, ada kebanggaan yang tak ternilai saat mengetahui murid yang kita ajar berhasil membaca dan menulis. Rasanya lega...  aahhh ^-^

Kebetulan atau Keanehan atau Takdir

Sekolah SMP aku letaknya tidak jauh dari rumah, jadi kebanyakan teman-teman sekelas adalah tetangga. Teman dari kelas satu sampai kelas 3, tetap sama karena murid tidak pernah di oplos. Itulah yang menyebabkan di kelasku anak-anaknya hidup rukun. Sebenarnya tidak ada geng, hanya saja aku dan beberapa orang sangat akrab sekali dibanding yang lainnya.
Dalam kelompok itu ada 9 orang.
3 orang saat ini berada di luar kota (termasuk aku), sementara 6 lainnya tinggal di lingkungan SMP.... 1 orang tidak diketahui sekarang bagaimana keadaannya, 2 orang mengalami MBA (marriage by a...), dan 3 orang telah tiada.
Yang bikin aneh adalah kenapa teman-teman yang tinggal disana jadi seperti itu?
Sedih kalau lihat foto zaman SMP saat study tour. 
Waktu itu kita berfoto di kursi belakang bus. Aku dan salah seorang teman (skrg jd suami) duduk berdua di kursi dekat pintu blkg, sementara 8 lainnya berdiri mengelilingi membentuk L mulai dari belakangku sampai samping suamiku.

Hmm... berusaha berpikir positif, mungkin itu memang sudah suratan takdir. Meski aneh, tapi aku meyakinkan diri bahwa hidup, mati, rezeki, dan jodoh telah diatur jauh sebelum manusia itu dilahirkan di bumi. Allahualam..

Contohnya saja aku dan suamiku, mana tau kalo ternyata temanku itu akan jadi suamiku. Laaahh dulu ga ada feeling, murni hanya berteman. Bahkan tak pernah terpikirkan untuk menjadi lebih dari teman. Setelah lulus SMP pun kami berpisah karena berbeda sekolah. Hingga akhirnya lebih dari 10 tahun kemudian bertemu kembali dan tak lama memutuskan untuk menikah.

So, buat kalian yang belum dapat jodoh jangan bersedih hati. Tetap semangat dan berpikir positif, jangan lupa berdoa agar Tuhan segera mempertemukan dengan jodohnya. Siapa tau jodoh kalian ternyata teman masa kecil kalian dulu. hehehe...

18 October 2016

Walk You Home (Ost. I Fine...Thank U...Love U)

Tonight, It's just the two of us
So forget the world for a while
Open your heart and open your eyes
I'm right here in front of you.

And you look so pretty in your dress
Though I knows I look like a mess,
I'll do my best to win your heart
So can I walk you home tonight?

Please tell me how you feel
Cause deep inside I know it's real
I promise, I will forever be yours
Darling open up to me, Let me walk you home

Before its morning, before the sunrise
Before I go back to reality
And you go back to your life
Tell me that you feel the same way too

Please tell me how you feel
Cause deep inside I know it's real
I promise, I will forever be yours
Darling open up to me, Let me walk you home

Even if you'll never be mine
I'm in love with you, tonight

VuL oF LuV