Bahasa Indonesia VS Bahasa Malaysia
INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi
INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam
INDONESIA: Satpam
MALAYSIA: Penunggu Maling
INDONESIA :bertengkar
MALAYSIA : bertumbuk
INDONESIA : ONANI
MALAYSIA : Tarik – Dorong Kelamin
INDONESIA : rumah sakit jiwa
MALAYSIA : gubuk gila
INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter gila
INDONESIA : hantu Pocong
MALAYSIA : hantu Bungkus
Baru aja dpt tulisan di atas dr salah satu org yg comment di blognya Cristian Sugiono. hihihi
21 February 2011
LETTERS TO JULIET

Seorang wanita muda asal Amerika (Amanda Seyfried) melakukan perjalanan ke kota Verona, kota tokoh Juliet dalam kisah Romeo dan Juliet, ia bergabung dengan kelompok sukarelawan yang menjawab surat-surat untuk Juliet yang mencari nasihat cinta. Setelah membalas surat yang ditulis tahun 1957 dan terinspirasi oleh penulisnya (Vanessa Redgrave), ia menuju ke Italia untuk mencari wanita yang menantikan cinta sejatinya, dan serangkaian peristiwa mempertemukan cinta mereka dengan cara yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Jenis Film :Drama
Produser :Caroline Kaplan, Ellen Barkin, Mark Canton
Produksi :Summit Entertainment
Homepage :http://www.letterstojuliet-movie.com/
Rating LSF :Dewasa (adult)
Durasi :105
Pemain :
Amanda Seyfried
Chris Egan
Vanessa Redgrave
Gael GarcĂa Bernal
Franco Nero
Sutradara :Gary Winick
Penulis :
Jose Rivera
Tim Sullivan
Akhir dari cerita ini adalah Sophie (Amanda Seyfried)menemukan cinta sejatinya, yang tak lain adalah cucu dari seseorang yang pernah menulis surat untuk Juliet.
EAT PRAY LOVE

Liz Gilbert (Julia Roberts) adalah wanita modern pada pencarian untuk mengagumi dan perjalanan dunia sementara menemukan kembali dan berhubungan kembali dengan tepat di dirinya dalam EAT PRAY LOVE.
Setelah bercerai, Gilbert memutuskan berlibur dari pekerjaannya dan mengunjungi kota-kota impiannya, mempertaruhkan segalanya untuk mengubah hidupnya. Dalam sebuah perjalanan yang menakjubkan dan eksotis, ia menikmati kenikmatan makanan di Italia, kekuatan doa di India, dan akhirnya dan tak terduga, kedamaian batin dan keseimbangan cinta di Bali.
Berdasarkan kisah nyata, EAT PRAY LOVE membuktikan bahwa memang ada lebih dari satu cara untuk membiarkan dirimu pergi dan melihat dunia.
Jenis Film :Drama
Produser :Dede Gardner, Brad Pitt
Produksi :Columbia Pictures / Plan B Entertainment / Red Om
Homepage :http://www.eatpraylove-movie.net/
Durasi :139
Pemain :
Julia Roberts
Javier Bardem
Ketut Liyer
James Franco
Billy Crudup
Richard Jenkins
Viola Davis
Christine Hakim
Sutradara :Ryan Murphy
Penulis :Elizabeth Gilbert (memoir)dan Ryan Murphy
Panjaaaang banget nih filmnya (itu yg aku rasakan saat menonton). Bener2 drama dan didlmnya lebih ke ajaran Hindu gt (byk adegan berdoa di kuil dan meditasi)
BLACK SWAN

“He picked me, mommy! I'm the new Swan queen!” ucap Nina Sayers (Natalie Portman) dengan bangga kepada sang Ibu, Erica Sayers (Barbara Hershey). Kata-kata tersebut diucapkan oleh Nina ketika dirinya terpilih sebagai tokoh utama, Swan queen untuk acara pertunjukan balet, Swan Lake. Namun peran yang diimpikan oleh Nina itu justru membuat malapetaka dirinya.
Kepiawaian Nina sebagai balerina dalam mengolah setiap gerakan terbukti memang menjadi nilai jualnya. Setiap gerakan yang rumit mampu ia bawakan dengan sempurna, meskipun Thomas Leroy (Vincent Cassel), seorang sutradara pementasan yang menunjuknya sebagai Swan queen mengatakan bahwa setiap gerakan yang dibawakannya tidak memiliki jiwa.
Apalagi dirinya yang memerankan tokoh Swan queen harus berkarakter ganda sebagai white swan dan black swan. White swan yang penuh dengan sisi indah, menarik, serta kepolosan,dengan mudah Nina tampilkan.
“I knew the white swan wouldn't be your problem. The real work would be your metamorphosis into her evil twin. I know I saw a flash of her yesterday, so get ready to give me more of that bite,” kata Leroy yang mengungkapkan kekecewaannya kepada Nina yang hanya mampu membawakan karakter white swan namun tidak untuk black swan. Ya, pasalnya Nina harus bisa langsung memerankan karakter black swan yang bertolak belakang yang penuh dengan kegelapan namun mampu menggoda.
Tidak hanya karakter ganda yang harus diperankannya itu yang membuatnya dirinya stres menjelang pementasan,namun ia juga dihadapkan dengan hadirnya Lily (Mila Kunis) seorang pebalet pendatang baru yang membuat posisinya sebagai pemeran Swan Queen terancam. Maka terjadilah persaingan diantara kedua pebalet tersebut yang membuat kekacauan pada diri Nina.
Jika Anda mengira film garapan Darren Aronfsky ini hanyalah sebagai film yang menggambarkan kisah seorang pebalet dengan balutan cerita cinta, maka jawaban adalah salah. Karena meskipun sebagian besar film ini menampilkan usaha Natalie Portman dalam latihan menjadi Queen Swan, namun Darren membungkusnya dengan berbagai adegan yang akan memaksa Anda untuk memutar otak. Ya, dengan suatu absurd dan kompleks Darren mencoba menggambarkannya.
Tak hanya itu, lewat film 108 menit ini sang sutradara juga membalutnya dengan suatu sisi yang gelap, horor, menakutkan, dan juga erotis. Seperti yang digambarkan oleh Natalie Portman dan Mila Kunis saat beradegan intim. Lalu saat adegan Natalie menusuk Mila dengan potongan kaca, adalah sebuah suguhan yang akan membuat Anda berpikir apakah sebuah ilusi atau kenyataan.
Namun yang menjadi point of interest dalam film ini tentunya kehadiran Natalie Portman yang menunjukkan kepiawaiannya sebagai seorang pebalet, sebuah akting yang maksimal berhasil ditunjukkannya. Sebagai orang yang awam dengan dunia balet pun pastinya akan terkagum-kagum melihat Natalie yang dengan kepiawaiannya memberikan gerakan tari yang indah.
Yang pasti Anda tidak hanya akan terlena dengan tarian indah dari seorang Natalie Portman, film drama, misteri, dan thriller ini juga akan memberikan adegan yang menakutkan. (21cineplex)
Filmnya kereen!
oops..ini film dewasa lho yaa..coz ada adegan 17 tahun ke atasnya, tapiii sesama wanita. hiiiii...
17 February 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)
VuL oF LuV