15 August 2009

Kecewa

Kecewa (BCL)

Sedikit waktu yang kau miliki
luangkanlah
untukku harap secepatnya datangi aku
skali ini ku mohon padamu
sempatkanlah
hampa kesal dan amarah
seluruhnya ada dibenakku
andai seketika hati yang tak terbalas
oleh cintamu
ku ingin marah melampiaskan
tapi ku hanyalah sendiri disini
ingin ku tunjukkan pada siapa saja yang ada
bahwa hati ku kecewa
sedetik menunggumu disini
seperti seharian
berkali kulihat jam ditangan
demi membunuh waktu
tak ku lihat juga tanda kehadiranmu
yang semakin meyakini ku
kau tak datang
hampa kesal dan amarah
seluruhnya ada dibenakku
andai seketika hati yang tak terbalas
oleh cintamu
ku ingin marah melampiaskan
tapi ku hanyalah sendiri disini
ingin ku tunjukkan pada siapa saja yang ada
bahwa hati ku kecewa

10 August 2009

Kisah sedih di hari Kamis, 30 Juli 2009

Sore itu cuaca begitu cerah, nampak sang bulan sudah muncul dari arah timur. Aku berencana untuk membuat kejutan pada seseorang, meski saat itu badanku sudah cukup lelah karena seharian bekerja, tapi....aku bahagia bisa melakukan hal ini. Seusai maghrib..ku langkahkan kaki untuk memulai rencanaku.. Tujuan pertama ku adalah toko bunga. Tanpa pikir panjang, sesampainya disana aku pilih setangkai bunga mawar merah yang paling cantik diantara yang lainnya dan aku minta si penjual untuk memberi pita kecil ditangkainya. Lalu kulanjutkan perjalanan menuju sebuah lapangan futsal yang letaknya tidak cukup jauh dari Ringroad utara. Dengan perasaan gembira dan bahagia, aq turun dari motor dan mataku mulai mencari dimana si dia berada. A..haaa!! i've got u...aku lihat dia belum masuk ke lapangan dan masih duduk di kursi penonton paling belakang dan paling pojok... dengan niat untuk memberikan surprize...aku berjalan ke arah belakang dan mengagetkannya dengan sekuntum bunga yang aku ulurkan padanya. But....what's up!!! seperti tiba-tiba mendengar suara geledek yang menggelegar...dan langit yang semula cerah, mendadak hujan seketika. Bukan respon baik yang kudengar darinya, melainkan sebuah makian yang sangat menyayat hati.. dia tidak suka dengan kejutan itu, dia merasa dipermalukan di depan umum.. Hatiku yang bahagia sebelumnya menjadi hancur berkeping-keping diiringi tetesan air mata yang mengalir membasahi pipiku. Aku merasa diri ku ini tak berguna, bodoh, dan memalukan. Ingin aku lari dari tempat itu secepatnya karena merasa harga diriku teraniaya secara tidak sengaja, namun...jeritan dalam relung hatiku menahanku untuk beranjak dan mengingatkanku bahwa "Seorang pemenang tidak akan lari dari kenyataan, dia akan tetap tegar berdiri, mengalahkan egonya dan berusaha tetap tersenyum".

07 August 2009

7 wonder of the world


Hmm...tahu kah kalian??? Ternyata gunung Vesuvius masuk dalam nominasi 7 wonder of the world. Setelah baca asal usulnya, ngeri juga siy membayangkannya. Gunung tersebut meletus pada tahun 79, jaman Nabi Luth. Meletusnya gunung Vesuvius merupakan sebuah azab bagi penduduk kota Pompeii yang mempunyai kebiasaan tidak baik, seperti homoseksual, lesbian dan perilaku yang tidak beradab lainnya, bahkan ketika kota ini ditemukan setelah 1600 tahun terkubur debu letusan gunung Vesuvius, banyak ditemukan fosil manusia dalam keadaan sedang bersetubuh. Hiiii....seremmm...

15 June 2009

Something stupid like...........

Ga taw....ga taw....ga taw.....sebenernya mo nulis apaan siy niy, bentar ahhh...beresin kerjaan dulu.

22 April 2009

Kenangan

Pernahkah kau bicara…tapi tak didengar? Tak dianggap..sama sekali.
Pernahkah kau tak salah..tapi disalahkan? Tak diberi..kesempatan.
Ku hidup dengan siapa? Ku tak tahu kau siapa?
Kau kekasihku tapi orang lain bagiku…
Kau dengan dirimu saja..kau dengan duniamu saja..
Teruskanlah.. teruskanlah.. kau begitu..
Kau tak butuh diriku.. aku patung bagimu..
Cinta bukan.. kebutuhanmu..
(Agnes Monica, 2009)
Pernahkah kau merasa..tidak pernah merasa sepi?
Pernahkah kau merasa..tidak pernah merasa sunyi?
Pernahkah kau merasa..tidak pernah merasa dilupakan?
About 15th years ago.. aquw pernah berlibur di rumah salah seorang kerabat jauh yang bertempat tinggal di sebuah desa kecil di Blabak, Magelang. Saat itu usia quw 8 tahun dan kebetulan timing-nya pas dengan liburan kenaikan kelas. Selama berlibur disana, setiap hari aquw selalu bermain bersama teman-teman. Mulai dari bermain layangan disawah, belajar membuat genteng dan batu bata dari tanah liat, ikutan lomba dance, ikutan pengajian, berenang, main ke Borobudur, bahkan sampai nyebur ke empang tetangga untuk mainan ikan (ditangkap trus dilepas lagi). Memang…masa kanak-kanak sangat menyenangkan..bermain-main tanpa ada beban. Bebas..lepas..tapi tetap sopan lohh.. sampai akhirnya aquw harus kembali pulang ke rumah. Berat rasanya pisah dengan teman-teman yang baru aquw kenal selama 3 minggu, tapi apalah daya..libur sekolah sudah berakhir.
Siang itu cuaca di Jogja sangat panas, matahari bersinar begitu terik..membuat dahaga ini kering kerontang. Kebetulan aja, aquw dan aa baru pulang dari rumah teman aa yang tinggal di bantul, nah..pas lewat jalan Bantul, kita mampir dulu untuk makan siang dan minum es kopyor yang sangat menggiurkan saat cuaca sedang panas. Ssrrruupp..hmm.. esnya sueger tenan! Setelah sekitar 30 menit istirahat, akhirnya kita melanjutkan perjalanan ke Magelang. Awalnya kita berencana hanya akan main ke rumah saudara aa yang tinggal di dekat Universitas Tidar saja, tapi..setelah aquw berhasil mengendarai motor aa sampai Magelang (iseng2, nyoba Tiger aa untuk jarak jauh, jadi aquw didepan dan aa, aquw bonceng. Hehehe..). Krkr…tiba-tiba perut terasa lapar lagi..so..kita makan kupat tahu dulu dekat SMU I Magelang. Yummy…! Setelah itu kita lanjutkan perjalanan ke rumah saudara aa. Bla..bla…bla…1,5 jam berlalu dengan obrolan-obrolan yang didominasi dengan hobi memamancing, maklumlah..saudara aa tuh, maniac mancing! Hehehe.. Lanjut.. waktu berjalan begitu cepat, matahari sudah berada di barat. Kita pamit untuk pulang. Cling..cling..tak tahu kenapa terbesit dipikiran quw untuk main ke rumah kerabat jauh yang ada di Blabak. Setelah sholat Ashar di masjid daerah Blabak, perjalanan dilanjutkan untuk mencari rumah kerabat jauhku itu, maklumlah..karena saking lamanya tidak pernah kesana, jadi lupa dehh.. quw coba untuk berpikir dan mengulang memori yang sudah 15 tahun quw simpan didalam otak. Ck…ck..ck…yups..finally..aquw ingat jalan menuju kesana. Sampailah kami berdua di depan sebuah rumah yang rasa-rasanya aquw pernah mengenal sebelumnya, meski ada banyak perubahan karena renovasi, tapi aquw yakin itu adalah rumah kerabat jauh quw itu. Belum sampai aquw mengetuk pintu..tiba-tiba saja ada yg memanggilquw dari belakang. “Tessa? Ini Tessa kan?” kata ibu itu. Sambil terbengong-bengong, aquw menjawab “ii..iya, ko ibu tahu?”. Lalu ibu itu berkata “lho, kan dulu Tessa pernah liburan disini ka..n”. sebenernya aquw lupa, siapa sebenernya ibu itu. Segera aquw bertanya “Ibu, pak Tris ada dirumah?”. Tiba-tiba saja wajah ibu itu berubah pucat. Spontan aquw mengatakan “Apa pak Tris sdh ga ada?”. “iya, beliau tidak ada, sejak 3 bulan yang lalu”. “Hiks..hiks..ingin rasanya aquw menangis, banyak pertanyaan berkecamuk didada quw kenapa tidak ada yang memberitahu quw, kenapa juga setelah 15 tahun aquw baru datang kembali. Ibu itu menjelaskan bahwa sekarang yang tinggal dirumah itu adalah anaknya, sedangkan istrinya sudah pindah ke daerah lain didekat Ketep. Tak lama kemudian..bermunculanlah orang-orang (tetangga-tetangga), percaya atau tidak??? Mulai dari anak-anak yang usianya sekitar 2 tahun dibawahquw sampai nenek-nenek yang sudah usia baya, mereka masih ingat aquw. Buktinya, mereka menyebut nama quw..menghampiriquw, mengajakquw bersalaman bahkan ada yang memelukquw erat, seakan sudah akrab saja. Mata quw mulai berkaca-kaca, aquw terharu, aquw tidak percaya..meski sudah 15 tahun berlalu dan saat itu aquw hanya tinggal disana 3 minggu..tapi mereka masih ingat aquw. Aquw sangat bersyukur.. ingin rasanya aquw melepas rindu lebih lama lagi dengan mereka, tapi berhubung malam sudah mulai menyelimuti dan memaksa quw untuk kembali…maka aquw dan aa pamit untuk pulang. Sebelum kami pulang, tak lupa mereka berpesan agar aquw sering-sering main ke sana. Sepanjang jalan..aquw masih saja memikirkan pertemuan tadi, kejadian itu memberiquw banyak pelajaran. Berbuat baiklah dengan siapa saja dan di mana saja, maka oranglain akan selalu mengingatmu. Hummm..Dunia ini memang begitu indah, so..jangan pernah merasa bahwa dirimu kesepian dan hanya seorang diri di dunia ini. Cobalah lihat keluar, perbanyaklah teman, berbuat baiklah..karena itu akan memperbanyak rejekimu dan memperkaya pengetahuanmu. ^ _^

VuL oF LuV